{"id":365,"date":"2021-06-15T08:46:45","date_gmt":"2021-06-15T01:46:45","guid":{"rendered":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/?p=365"},"modified":"2021-06-15T08:46:45","modified_gmt":"2021-06-15T01:46:45","slug":"ground-breaking-program-kotaku-t-a-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/2021\/06\/15\/ground-breaking-program-kotaku-t-a-2021\/","title":{"rendered":"Ground Breaking Program Kotaku T.A 2021"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"405\" src=\"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/kotaku.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-366\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan dan mendukung <strong>\u201cGerakan 100-0-100\u201d,<\/strong> yaitu <strong>100 persen akses air minum layak, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak<\/strong>. Program Kotaku dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota\/kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten\/kota sebagai pelaku utama (nakhoda).<\/p>\n\n\n\n<p>Implementasi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, dimulai dari tahap (a) pendataan; (b) perencanaan; (c) pelaksanaan, (d) pemantauan dan evaluasi dan (e) keberlanjutan. Setiap tahapan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat (LKM\/BKM), pemerintah kabupaten\/kota dan pemangku kepentingan lainnya (stakeholder). Disadari bahwa kegiatan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh berkaitan erat dengan masyarakat dan sebagai implementasi dari prinsip bahwa pembangunan yang dilakukan (termasuk pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh) tidak boleh merugikan masyarakat, maka dalam pelaksanaan Program Kotaku selalu menerapkan penapisan (pengamanan) lingkungan dan sosial (environment and social safeguard).<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tujuan umum program ini adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan dan mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka untuk mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan<\/strong>.<br>Untuk mewujudkan tujuan diatas, dilakukan melalui kegiatan:<\/p>\n\n\n\n<p>(a) Pembangunan\/rehabilitasi infrastruktur permukiman baik skala lingkungan maupun skala kawasan;<\/p>\n\n\n\n<p>(b) Penguatan kapasitas masyarakat dan pemerintah daerah serta<\/p>\n\n\n\n<p>(c) Pembangunan infrastruktur pendukung penghidupan (livelihood) masyarakat.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Sesuai dengan <em>Permen PUPR No. 14 tahun 2018<\/em> Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh, yang terdiri dari <strong>7 aspek dan 16 kriteria<\/strong> permukiman kumuh adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p><strong>1. Kondisi Bangunan Gedung<\/strong><br>\u00a0 \u00a0 \u2022 Ketidakteraturan bangunan;<br>\u00a0 \u00a0 \u2022 Tingkat kepadatan bangunan yang tinggi yang tidak sesuai dengan     ketentuan rencana tata ruang; dan\/atau<br>\u00a0 \u00a0 \u2022 Kualitas bangunan yang tidak memenuhi syarat<\/p>\n\n\n\n<p><strong>2. Kondisi Jalan Lingkungan<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Jaringan jalan lingkungan tidak melayani seluruh lingkungan Perumahan atau Permukiman; dan\/atau<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Kualitas permukaan jalan lingkungan buruk.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>3. Kondisi Penyediaan Air Minum<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Akses aman air minum tidak tersedia; dan\/atau<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Kebutuhan air minum minimal setiap individu tidak terpenuhi<br><br><strong>4. Kondisi Drainase Lingkungan<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Drainase lingkungan tidak tersedia;<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Drainase lingkungan tidak mampu mengalirkan limpasan air hujan sehingga menimbulkan genangan; dan\/atau<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Kualitas konstruksi drainase lingkungan buruk<\/p>\n\n\n\n<p><strong>5. Kondisi Pengelolaan Air Limbah<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Sistem pengelolaan air limbah tidak memenuhi persyaratan teknis; dan\/atau<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Prasarana dan sarana pengelolaan air limbah tidak memenuhi persyaratan teknis<br><br><strong>6. Kondisi Pengelolaan Persampahan<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Prasarana dan sarana persampahan tidak memenuhi persyaratan teknis; dan\/atau<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Sistem pengelolaan persampahan tidak memenuhi persyaratan teknis.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>7. Kondisi Pengamanan (Proteksi) Kebakaran<\/strong><br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Prasarana proteksi kebakaran tidak tersedia; dan<br>&nbsp; &nbsp; \u2022 Sarana proteksi kebakaran tidak tersedia<\/p>\n\n\n\n<p>Dan sebagai aspek tambahan, yaitu <strong>Ketersediaan Ruang Terbuka Publik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1280\" height=\"588\" src=\"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/WhatsApp-Image-2021-06-15-at-08.36.39.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-367\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Di hari Jumat, 11 Juni 2021 Walikota Madiun bersama kepala OPD melakukan gowes dengan rute lokasi kelurahan &#8211; kelurahan di Kota Madiun yang mendapatkan Program Kotaku Tahun Anggaran 2021 dan salah satunya adalah Kelurahan Pilangbango yang pada tahun ini mendapatkan anggaran sebesar Rp. 1.000.000.000,00 guna pembangunan dan rehabilitasi jalan dan saluran drainase warga. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"588\" height=\"1280\" src=\"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/WhatsApp-Image-2021-06-15-at-08.36.391.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-368\"\/><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-365","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=365"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":369,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365\/revisions\/369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kelurahan-pilangbango.madiunkota.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}